Sunday, 15 May 2016

Looping



Struktur Perulangan dalam C++
(LOOPING)



PERULANGAN
Pengulangan adalah suatu proses yang melakukan statemen-statemen dalam sebuah program secara terus menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Struktur perulangan akan sangat membantu dalam efesiensi program. Struktur perulangan (loops)
Loops merupakan perulangan statement dengan jumlah tertentu jika kondisi terpenuhi.


Ada 3 cara teknik Perulangan Yaitu :
1.      While
2.      Do-While
3.      For


Obyektif Praktikum :
·        Mengerti struktur perulangan dalam C++
·        Dapat menggunakan struktur perulangan berdasarkan penggunaannya


1.      Perulangan While :

Sintaks :
while (expression) statement
Fungsi dari statement diatas adalah mengulang statement jika expression bernilai true. Struktur perulangan jenis ini adalah pengulangan yang melakukan pemerikasaan kondisi diawal blok struktur. Kita tahu bahwa perulangan hanya akan dilakukan jika kondisi yang didefenisikan didalamnya bernilai benar.hal ini berarti jika kondisi yang didefenisikan bernilai salah maka statemen-statemen yang ada diblok perulangan tidak akan pernah dieksekusi oleh program. Perulangan while berbeda dengan perulangan for, karena perulangan while jumlah pengulangannya belum diketahui. Bentuk umum struktur pengulangan while adalah sebagai
berikut:

while( expression )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;

Contoh : 





 Hasil Programnya :





Algoritma Program :
1. program dimulai dari main :
2. User meng-input nilai untuk n.
3. Instrukti while mengevaluasi apakah (n>0). Ada dua kemungkinan :
True    : meng-eksekusi statement (step 4)
False    : melompati statement. lanjut ke (step 6)
4.Mengeksekusi statement True : cout << n << ", ";--n
            (Menampilkan n di layar dan mengurangi n dengan 1).
5. Akhir dari blok  kembali ke step 3.
6. Lanjut menuju program setelah False.
 Cetak : Terimakasih dan program berakhir.

2.      Perulangan  do-while


Secara fungsional, hampir sama dengan while loop, hanya saja condition dalam do-while
dievaluasi setelah eksekusi statement , dengan kata lain, sedikitnya satu kali eksekusi
statement walaupun kondisi tidak terpenuhi.
Format :

Do
            {pernyataan}
While
            {Kondisi}



Contoh Program :
 


Hasil Programnya :


Algoritma Hampir Sama Dengan While



Perbedaan While dengan Do while

While
Do while
Bisa jadi tidak akan pernah dikerjakan jika syarat tidak dipenuhi.
Ini dikarenakan sebelum instruksi dikerjakan, syarat dicek terlebih dahulu.
Minimal dikerjakan satu kali walaupun syarat tidak dipenuhi.
Ini dikarenakan instruksi dikerjakan dahulu, baru syarat dicek untuk melanjutkan perulangan.




  
3.      Perulangan For

Fungsinya akan mengulang statement jika condition bernilai benar. Sama seperti while
perulangan, hanya saja for memungkinkan untuk memberikan instruksi initialization dan
intruksi increase/dicrease, sehingga dapat menampilkan loop dengan counter.
Format :

for (initialization; condition; inc/dic) statement;


Contoh Program                                                                                              :


 Hasil outputnya :



 Algoritma perulangan for :
1. initialization, digunakan untuk memberikan nilai awal untuk variable counter.
Dieksekusi hanya sekali.
2. condition, Dievaluasi, jika bernilai true maka loop berlanjut, sebaliknya loop berhenti
dan statement diabaikan
3. statement, dieksekusi, bisa berupa instruksi tunggal maupun blok instruksi (dalam
tanda { } ).
4. increase/dicrease, dieksekusi kemudian algoritma kembali ke step 2.

Initialization dan increase bersifat optional. Sehingga dapat dituliskan : for (;n<10;)
untuk for tanpa initialization dan increase; atau for (;n<10;n++) untuk for dengan
increase tetapi tanpa initialization. Dengan operator koma (,) kita dapat mendeklarasikan
lebih dari satu instruksi pada bagian manapun termasuk dalam loop for.

Load disqus comments

0 komentar

 Add Me Follow Me Follow Me